PROGRAM KERJA KURIKULUM
PROGRAM KERJA KURIKULUM
TAHUN AJARAN 2025/2026
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Memasuki Tahun Ajaran 2025/2026, Madrasah Tsanawiyah Mathla'ul Anwar Landbaw melanjutkan komitmennya untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sebagai kerangka utama penyelenggaraan pendidikan. Implementasi ini bukan sekadar adaptasi administratif, melainkan sebuah langkah strategis untuk mewujudkan visi madrasah, yaitu menjadi "Madrasah Unggulan dan Kebanggaan Masyarakat".
Tantangan zaman pasca-pandemi dan dinamika perkembangan global menuntut sistem pendidikan yang lebih fleksibel, relevan, dan berpusat pada peserta didik. Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi madrasah untuk merancang pembelajaran yang mendalam, mengembangkan karakter sesuai nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin (P5PPRA), serta mengakomodasi keragaman potensi peserta didik.
Secara khusus di MTs Mathla'ul Anwar Landbaw, Kurikulum Merdeka ini diimplementasikan melalui pendekatan unik, yakni "Kurikulum Merdeka Dengan Pendekatan Deep Learning Berbasis Cinta". Pendekatan ini dirancang untuk memastikan peserta didik tidak hanya menguasai kompetensi (Cerdas, Berwawasan Luas), tetapi juga menghayati nilai-nilai keimanan (Bertaqwa) dan "Akhlaqul Karimah" sebagaimana tertuang dalam misi dan tujuan madrasah.
Oleh karena itu, diperlukan sebuah dokumen kurikulum yang operasional dan kontekstual. Dokumen ini (selanjutnya disebut Dokumen Kurikulum Madrasah) berfungsi sebagai pedoman utama bagi Kepala Madrasah, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi seluruh proses pembelajaran di MTs Mathla'ul Anwar Landbaw.
B. Pengertian
Secara etimologis, kurikulum berasal dari bahasa Inggris yaitu kata curriculum yang berarti rencana pelajaran. Kata Curriculum sendiri berasal dari kata "Currere" yang berarti berlari cepat, tergesa-gesa, menjelajahi, menjalani, dan berusaha.
Menurut Soedijarto, kurikulum merupakan serangkaian pengalaman dan kegiatan belajar yang direncanakan untuk diatasi oleh siswa dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan oleh suatu lembaga pendidikan yang berwenang.
Dalam konteks nasional, Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat (19) menyatakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Lebih lanjut pada Pasal 36 Ayat (3) disebutkan bahwa kurikulum disusun sesuai dengan jenjang dan jenis pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan:
- Peningkatan iman dan takwa;
- Peningkatan akhlak mulia;
- Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik;
- Keragaman potensi daerah dan lingkungan;
- Tuntutan pembangunan daerah dan nasional;
- Tuntutan dunia kerja;
- Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
- Agama;
- Dinamika perkembangan global; dan
- Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
C. Tujuan
Tujuan penyusunan Dokumen Kurikulum Madrasah Tsanawiyah Mathla'ul Anwar Landbaw ini adalah:
- Menjabarkan Kurikulum Merdeka menjadi program operasional pembelajaran di madrasah melalui analisis konteks, sinkronisasi, dan penetapan struktur kurikulum yang valid;
- Menetapkan program pembelajaran, jadwal kegiatan, pembagian tugas mengajar, dan bahan ajar yang relevan;
- Mengorganisasi dan mengkoordinasikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang mencakup: persiapan KBM, pelaksanaan KBM, evaluasi hasil belajar, analisis hasil evaluasi belajar, serta program perbaikan dan pengayaan;
- Mengelola administrasi pendidikan/pengajaran secara efektif dan efisien; dan
- Merencanakan dan menyusun program pengembangan kurikulum secara berkelanjutan
D. Hasil yang Dicapai
Hasil yang diharapkan dicapai melalui penyusunan dokumen ini adalah:
- Terjabarkannya Kurikulum Merdeka menjadi program operasional pembelajaran di madrasah;
- Adanya ketetapan program pembelajaran, jadwal kegiatan, pembagian tugas mengajar, jadwal pelajaran, dan ketersediaan bahan ajar;
- Terorganisasinya KBM yang efektif, mencakup persiapan, pelaksanaan, evaluasi, analisis, serta perbaikan dan pengayaan;
- Terkelolanya administrasi pendidikan/pengajaran dengan baik; dan
- Terencananya program pengembangan kurikulum yang sistematis.
E. Manfaat
Manfaat dari program-program yang dirancang dalam Dokumen Kurikulum ini adalah sebagai berikut:
1. Manfaat Bagi Guru a. Digunakan sebagai pedoman untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran. b. Membantu memberikan pemahaman kepada guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. c. Mendorong guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam proses belajar-mengajar. d. Membantu menunjang pengajaran agar lebih baik dan berkualitas.
2. Manfaat Bagi Madrasah a. Mendorong madrasah untuk menyukseskan implementasi penuh Kurikulum Merdeka. b. Membuka peluang bagi pihak madrasah untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik MTs Mathla'ul Anwar Landbaw. c. Digunakan sebagai alat dalam upaya pencapaian visi, misi, dan tujuan madrasah.
3. Manfaat Bagi Masyarakat a. Sebagai pedoman atau standar bagi orang tua dalam membimbing dan memantau proses belajar anaknya. b. Memungkinkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan dan menyempurnakan program pendidikan, yaitu melalui kritik dan saran yang membangun
BAB II
GAMBARAN UMUM KURIKULUM
Kurikulum di Madrasah Tsanawiyah Mathla'ul Anwar Landbaw merupakan seluruh rancangan, program, dan pengalaman belajar yang diselenggarakan madrasah. Pada Tahun Ajaran 2025/2026, kurikulum ini diwujudkan dalam "Kurikulum Merdeka Dengan Pendekatan Deep Learning Berbasis Cinta".
Pendekatan ini dirancang untuk mengarahkan seluruh kegiatan pembelajaran secara holistik demi tercapainya Visi, Misi, dan Tujuan Madrasah, yakni mencetak kader muslim yang Bertaqwa, Cerdas, Berwawasan Luas, dan Berakhlakul Karimah dengan Aqidah Ahlussunah Wal Jama’ah.
Penyusunan kurikulum ini didasarkan pada analisis kondisi riil madrasah (Analisis SWOT) serta kebutuhan peserta didik dan lingkungan, sehingga bersifat relevan dan operasional.
A. Analisa SWOT (Kondisi Riil Madrasah)
Untuk memastikan Dokumen Kurikulum ini relevan dan efektif, penyusunannya didasarkan pada analisis kondisi riil MTs Mathla'ul Anwar Landbaw. Berikut adalah pemetaan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman madrasah:
- Strength (Kekuatan) (Faktor internal positif yang mendukung pencapaian Visi dan Misi)
- SDM Pendidik (Guru) mayoritas telah berpendidikan S1.
- (Contoh: Persentase guru yang telah memiliki sertifikat pendidik).
- Komitmen Tenaga Kependidikan yang tinggi terhadap tugas (sesuai Misi 5).
- (Contoh: Kepemilikan sarana prasarana dasar yang memadai).
- Weakness (Kelemahan) (Faktor internal negatif yang menghambat pencapaian Visi dan Misi)
- (Contoh: Keterbatasan sarana TIK untuk mendukung 'Deep Learning').
- (Contoh: Perlunya peningkatan kualitas sarana dan prasarana (terkait Misi 4)).
- (Contoh: Belum semua guru optimal menerapkan asesmen Kurikulum Merdeka).
- Opportunity (Peluang) (Faktor eksternal positif yang dapat dimanfaatkan)
- Dukungan masyarakat dan komite madrasah (terkait Visi "Kebanggaan Masyarakat").
- Ketersediaan akses internet dan platform digital untuk mendukung pembelajaran.
- Adanya kebijakan Kemendikbud dan Kemenag yang mendukung fleksibilitas Kurikulum Merdeka.
- Threat (Ancaman) (Faktor eksternal negatif yang perlu diantisipasi)
- Tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas output (terkait Misi 2).
- Perkembangan teknologi yang cepat yang dapat membawa dampak negatif jika tidak difilter (terkait Misi 3 "Kultur Islami").
- (Contoh: Latar belakang ekonomi wali murid yang beragam).
B. Sasaran/Tujuan Situasional Madrasah
Berdasarkan Visi, Misi, dan Analisa SWOT di atas, maka sasaran kurikulum MTs Mathla'ul Anwar Landbaw pada Tahun Ajaran 2025/2026 adalah sebagai berikut:
- Tersedianya Dokumen Kurikulum Madrasah (Buku 1) MTs Mathla'ul Anwar Landbaw Tahun Ajaran 2025/2026 yang mengintegrasikan "Pendekatan Deep Learning Berbasis Cinta".
- Tersedianya Perangkat Ajar (Buku 2) berupa Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), Modul Ajar, dan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil 'Alamin (P5PPRA) yang sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka.
- Tersedianya Perangkat Pendukung (Buku 3) yang mencakup administrasi guru, program ekstrakurikuler, dan layanan bimbingan konseling yang terstruktur.
- Terselenggaranya proses pembelajaran yang mencerminkan Misi 3 (Terwujudnya Kultur Madrasah Islami Yang Menjunjung Tinggi Akhlaqul Karimah).
- Tercapainya peningkatan Kwalitas Pendidikan (Misi 1) dan Kwalitas Output (Misi 2) melalui implementasi kurikulum yang efektif.
- Terlaksananya supervisi dan evaluasi keterlaksanaan kurikulum oleh Kepala Madrasah (Paimin, S.Pd.I.) dan Wakil Kepala Bidang Kurikulum (Irvan Haq Dzul K., S.Pd.I.
BAB III PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
A. PENGATURAN BEBAN BELAJAR
Muatan kurikulum dalam Madrasahmemuat beberapa komponen antara lain muatan pembelajaran intrakurikuler, proyek penguatan Profil pelajar Pancasila dan Profil pelajar Rahmatan lilalamin dan ekstrakurikuler.
Pengaturan beban belajar dan muatan pembelajarannya di MTs Mathla’ul Anwar Landbaw diatur sebagai berikut:
Tabel : 3.1 Pengaturan beban belajar
|
No |
Muatan |
Pembelajaran |
Beban Belajar |
Pengaturan |
|
1. |
Intrakurikuler |
Wajib |
Beban belajar ini memuat semua mata pelajaran yang bersifat nasional. |
Materi pembelajaran setiap mata pelajaran mengacu pada Capaian Pembelajaran. Diatur dalam kegiatan regular. |
|
Tambahan |
Memuat mata pelajaran Bahasa Daerah (Bahasa Lampung) yang sesuai karakterisrik Provinsi Lampung dan Riset. Memuat pelajaran Keagamaan (Aswaja Ke-NU-an) |
Diatur dalam kegiatan reguler. |
||
|
2. |
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila |
Wajib |
Muatan pembelajaran mengacu pada 6 tema projek Profil pelajarPancasila. |
Diatur dalam kegiatan projek. |
|
3. |
Ekstrakurikuler |
Tambahan |
Memiliki muatan yang menjadi kebutuhan dan karakteristik MTs Mathla’ul Anwar Landbaw |
Diatur dalam kegiatan di luar kegiatan regular dan proyek P5-PPRA |
B. Intrakurikuler
Intrakurikuler adalah segala kegiatan yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang ditempuh pelajar. Adapun mata pelajaran yang diselenggarakan oleh MTs Mathla’ul Anwar Landbaw adalah pendidikan Agama Islam (Al Qurán Hadist, Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Bahasa Arab) Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Mata Pelajaran seni dan Kebudayaan ( seni musik, seni rupa, seni teater dan seni tari ) dan Prakarya (TIK, Kerajinan, Rekayasa atau Pengolahan) serta Mata Pelajaran muatan lokal (Bahasa Daerah dan ASWAJA) dan ada satu mata pelajaran khusus yaitu Tahfidz.
Muatan lokal merupakan bahan kajian pada Madrasah yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal yang dimaksud untuk membentuk pemahaman pelajar terhadap potensi di daerah tempat tinggalnya. Muatan lokal di MTs Mathla’ul Anwar Landbaw sesuai dengan peraturan Gubernur Bahasa daerah Tahun 2020 tentang Penetapan Madrasah Riset.
Strategi pelaksanaan pembelajaran Bahasa Lampung dan Riset sesuai dengan peraturan Gubernur Lampung dan Surat Keputusan Dirjen Pendis yaitu 2 jam pelajaran per minggu dengan berbasis pada budaya, tata nilai, dan kearifan lokal yang berkembang di lingkungan masyarakat untuk menciptakan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Pembelajaran bahasa daerah di ajarkan dengan memperhatikan aspek pragmatik, atraktif, rekreatif, dan komunikatif. Pembelajaran bahasa Lampung dan Riset diarahkan supaya pelajar memiliki kemampuan dan ketrampilan berkomunikasi menggunakan Bahasa tersebut dengan baik dan benar, secara lisan maupun tulisan serta menumbuhkembangkan apresiasi terhadap hasil karya sastra dan budaya daerah sedangkan mapel Riset diarahkan untuk menumbuhkembangkan jiwa peneliti yang handal tidak mudah menyerah dalam melakukan penelitian sampai menemukan kesimpulan dalam bentuk karya tulis ilmiah.
Pembelajaran di MTs Mathla’ul Anwar Landbaw menekankan pada pembelajaran berbasis literasi dengan mengangkat nilai luhur budaya lokal dan mengacu pada tema-tema yang sudah ditentukan dalam capaian pembelajaran. Dalam pembelajaran berbasis literasi ini pelajar diharapkan mampu untuk mengkreasikan ide/gagasan unbtuk memperoleh sebuah karya dalam bentuk tulisan. Pada akhirnya karya ini akan didokumentasikan dalam berbagai bentuk contohnya buku, artikel, atau publikasi digital.
Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis literasi ini tetap harus mengimplementasikan model dan sintak pembelajaran yang sudah ada diantaranya Problem Based Learning, Project Based Learning, Discovery Learning, Inquiry Based Learning, Deep Learning dan model pembelajaran lain yang relevan.
Muatan / Struktur Kurikulum Kelas 7
|
Alokasi Pekan perTahun: 31 Pekan |
|||||
|
Alokasi Pekan Semester Ganjil: 17 Pekan |
|||||
|
Alokasi Pekan Semester Genap: 14 Pekan |
|||||
|
No. |
Mata Pelajaran |
Alokasi Intrakurikuler /Tahun |
Alokasi P5RA /Tahun |
Total JP /Tahun |
Jumlah Jam /pekan |
|
1 |
Al·Qur'an Hadist |
58 |
|
58 |
2 |
|
2 |
Akidah Akhlak |
58 |
|
58 |
2 |
|
3 |
F ikih |
58 |
|
58 |
2 |
|
4 |
Sejarah Kebudayaan Islam |
58 |
|
58 |
2 |
|
5 |
Bahasa Arab |
87 |
|
87 |
3 |
|
6 |
Pendidikan Pancasila |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
7 |
Bahasa Indonesia |
145 |
29 |
145 |
5 |
|
8 |
Matematika |
116 |
|
116 |
4 |
|
9 |
IPA |
116 |
|
116 |
4 |
|
10 |
IPS |
87 |
29 |
87 |
3 |
|
11 |
Bahasa Inggris |
87 |
|
87 |
3 |
|
12 |
PJOK |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
13 |
Informatika |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
14 |
SBK |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
15 |
Aswaja |
58 |
|
58 |
2 |
|
16 |
Bahasa Lampung |
58 |
|
58 |
2 |
|
Total JP Mata Pelajaran |
1218 |
168 |
1218 |
42 |
|
|
• Intrakurikuler |
|
|
|
|
48 |
|
• Muatan Lokal |
|
|
|
|
|
|
• P5RA |
|
|
|
|
|
Muatan / Struktur Kurikulum Kelas 7.1
|
Alokasi Pekan perTahun: 31 Pekan |
||||||
|
Alokasi Pekan Semester Ganjil: 17 Pekan |
||||||
|
Alokasi Pekan Semester Genap: 14 Pekan |
||||||
|
No. |
Mata Pelajaran |
Alokasi Intrakurikuler /Tahun |
Alokasi P5RA /Tahun |
Total JP /Tahun |
Jumlah Jam /pekan |
|
|
1 |
Al·Qur'an Hadist |
58 |
|
58 |
2 |
|
|
2 |
Akidah Akhlak |
58 |
|
58 |
2 |
|
|
3 |
F ikih |
58 |
|
58 |
2 |
|
|
4 |
Sejarah Kebudayaan Islam |
58 |
|
58 |
2 |
|
|
5 |
Bahasa Arab |
87 |
|
87 |
3 |
|
|
6 |
Pendidikan Pancasila |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
|
7 |
Bahasa Indonesia |
145 |
29 |
145 |
5 |
|
|
8 |
Matematika |
116 |
|
116 |
4 |
|
|
9 |
IPA |
116 |
|
116 |
4 |
|
|
10 |
IPS |
87 |
29 |
87 |
3 |
|
|
11 |
Bahasa Inggris |
87 |
|
87 |
3 |
|
|
12 |
PJOK |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
|
13 |
Informatika |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
|
14 |
SBK |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
|
15 |
Aswaja |
58 |
|
58 |
2 |
|
|
16 |
Bahasa Lampung |
58 |
|
58 |
2 |
|
|
Total JP Mata Pelajaran |
1218 |
168 |
1218 |
42 |
|
|
|
• Intrakurikuler |
|
|
|
|
48 |
|
|
• Muatan Lokal |
|
|
|
|
|
|
|
• P5RA |
|
|
|
|
|
|
Muatan / Struktur Kurikulum Kelas 8
|
Alokasi Pekan perTahun: 31 Pekan |
|||||
|
Alokasi Pekan Semester Ganjil: 17 Pekan |
|||||
|
Alokasi Pekan Semester Genap: 14 Pekan |
|||||
|
No. |
Mata Pelajaran |
Alokasi Intrakurikuler /Tahun |
Alokasi P5RA /Tahun |
Total JP /Tahun |
Jumlah Jam /pekan |
|
1 |
Al·Qur'an Hadist |
58 |
|
58 |
2 |
|
2 |
Akidah Akhlak |
58 |
|
58 |
2 |
|
3 |
F ikih |
58 |
|
58 |
2 |
|
4 |
Sejarah Kebudayaan Islam |
58 |
|
58 |
2 |
|
5 |
Bahasa Arab |
87 |
|
87 |
3 |
|
6 |
Pendidikan Pancasila |
58 |
|
58 |
2 |
|
7 |
Bahasa Indonesia |
145 |
29 |
145 |
5 |
|
8 |
Matematika |
116 |
29 |
116 |
4 |
|
9 |
IPA |
116 |
29 |
116 |
4 |
|
10 |
IPS |
87 |
|
87 |
3 |
|
11 |
Bahasa Inggris |
87 |
29 |
87 |
3 |
|
12 |
PJOK |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
13 |
Informatika |
58 |
|
58 |
2 |
|
14 |
SBK |
58 |
29 |
58 |
2 |
|
15 |
Aswaja |
58 |
|
58 |
2 |
|
16 |
Bahasa Lampung |
58 |
|
58 |
2 |
|
Total JP Mata Pelajaran |
1218 |
168 |
1218 |
42 |
|
|
Intrakurikuler |
|
|
|
|
48 |
|
Muatan Lokal |
|
|
|
|
|
|
P5RA |
|
|
|
|
|
Muatan / Struktur Kurikulum Kelas 9
|
Alokasi Pekan perTahun: 25 Pekan |
|||||
|
Alokasi Pekan Semester Ganjil: 17 Pekan |
|||||
|
Alokasi Pekan Semester Genap: 8 Pekan |
|||||
|
No. |
Mata Pelajaran |
Alokasi Intrakurikuler /Tahun |
Alokasi P5RA /Tahun |
Total JP /Tahun |
Jumlah Jam /pekan |
|
1 |
Al·Qur'an Hadist |
46 |
|
46 |
2 |
|
2 |
Akidah Akhlak |
46 |
|
46 |
2 |
|
3 |
F ikih |
46 |
|
46 |
2 |
|
4 |
Sejarah Kebudayaan Islam |
46 |
|
46 |
2 |
|
5 |
Bahasa Arab |
68 |
|
68 |
3 |
|
6 |
Pendidikan Pancasila |
46 |
23 |
46 |
2 |
|
7 |
Bahasa Indonesia |
112 |
|
112 |
5 |
|
8 |
Matematika |
90 |
23 |
90 |
4 |
|
9 |
IPA |
90 |
23 |
90 |
4 |
|
10 |
IPS |
68 |
23 |
68 |
3 |
|
11 |
Bahasa Inggris |
68 |
23 |
68 |
3 |
|
12 |
PJOK |
46 |
|
46 |
2 |
|
13 |
Informatika |
46 |
23 |
46 |
2 |
|
14 |
SBK |
46 |
|
46 |
2 |
|
15 |
Aswaja |
46 |
|
46 |
2 |
|
16 |
Bahasa Lampung |
46 |
|
46 |
2 |
|
Total JP Mata Pelajaran |
956 |
138 |
956 |
42 |
|
|
Intrakurikuler |
|
|
|
|
48 |
|
Muatan Lokal |
|
|
|
|
|
|
P5RA |
|
|
|
|
|
C. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5PPRA)
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5PPRA) adalah komponen integral dari implementasi Kurikulum Merdeka di MTs Mathla’ul Anwar Landbaw. Program ini dirancang sebagai wahana pembelajaran lintas disiplin yang kontekstual dan berbasis masalah untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila dan menanamkan nilai-nilai dalam Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin.
Selaras dengan pendekatan kurikulum madrasah, yakni "Kurikulum Merdeka Dengan Pendekatan Deep Learning Berbasis Cinta", pelaksanaan P5PPRA tidak hanya berfokus pada hasil akhir (produk), tetapi pada kedalaman proses pembelajaran (deep learning). Siswa didorong untuk melakukan refleksi, mengembangkan empati, dan menginternalisasi nilai-nilai akhlaqul karimah, sejalan dengan Visi madrasah untuk menjadi "Madrasah Unggulan dan Kebanggaan Masyarakat" dan Tujuan "Mencetak kader-kader muslim Bertaqwa, Cerdas, Berwawasan Luas, dan Berakhlakul karimah".
- Alokasi Waktu P5PPRA
Berdasarkan analisis struktur kurikulum MTs Mathla’ul Anwar Landbaw Tahun Ajaran 2025/2026, alokasi waktu untuk P5PPRA pada Fase D (Kelas VII, VIII, dan IX) ditetapkan sebesar 261 JP per tahun. (Struktur Kurikulum MTs M.A. Landbaw, 2025).
Pelaksanaan proyek diatur menggunakan sistem blok waktu yang terintegrasi dan telah dipetakan dalam Kalender Pendidikan Madrasah untuk memastikan pembelajaran yang imersif dan mendalam.
- Tema P5PPRA Tahun Ajaran 2025/2026
Pada Tahun Ajaran 2025/2026, MTs Mathla’ul Anwar Landbaw telah menetapkan tiga tema proyek wajib untuk Fase D, yang modul ajarnya telah dikembangkan oleh Tim Pengembang Kurikulum.
- Proyek 1: Suara Demokrasi
- Modul Acuan: "Suaraku, Ekspresiku" (Modul Proyek 1 Suara Demokrasi - Fase D)
- Waktu Pelaksanaan: Semester Ganjil (Puncak Proyek: Oktober 2025, sesuai Kaldik)
- Deskripsi Singkat: Proyek ini bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk belajar tentang keterampilan berpartisipasi dalam komunitas dan berlatih menjalankan hak asasi mereka dengan bertanggung jawab. Siswa akan belajar menyuarakan pendapat, gagasan, dan mengambil keputusan dengan cara yang santun, beretika, dan penuh tanggung jawab, yang diwujudkan dalam kegiatan pemilihan IPNU/IPPNU madrasah. (Modul Projek Suara Demokrasi, 2022).
- Proyek 2: Bhinneka Tunggal Ika
- Modul Acuan: "Meski Berbeda Tetap Satu Jua" (Modul P5 Bhinneka Tunggal Ika - Fase D)
- Waktu Pelaksanaan: Semester Ganjil (Puncak Proyek: November 2025, sesuai Kaldik)
- Deskripsi Singkat: Proyek ini dirancang untuk menumbuhkan pemahaman dan penghargaan terhadap keragaman. Siswa diajak untuk mengidentifikasi berbagai keragaman di lingkungan madrasah, memahami potensi konflik sebagai bagian dari dinamika sosial, dan mempraktikkan nilai-nilai dasar perdamaian dalam kehidupan sehari-hari. (Modul Projek Bhinneka Tunggal Ika, t.t.).
- Proyek 3: Bangunlah Jiwa dan Raganya
- Modul Acuan: "Rajin Ibadahku, Sehat Jiwa dan Ragaku" (Modul P5 Bangun Jiwa dan Raga - Fase D)
- Waktu Pelaksanaan: Semester Genap (Puncak Proyek: Februari 2026, terintegrasi dalam kegiatan Pesantren Ramadhan sesuai Kaldik)
- Deskripsi Singkat: Proyek ini berfokus pada pengembangan pendekatan holistik terhadap kesehatan, yang mencakup keseimbangan spiritual (jiwa) dan fisik (raga). Siswa akan mengeksplorasi pentingnya ibadah (spiritualitas) dalam menjaga kesehatan mental dan fisik, sejalan dengan tujuan madrasah untuk mencetak kader yang bertaqwa. (Modul P5 Bangun Jiwa dan Raga, t.t.).
- Matriks Pelaksanaan Proyek
Berikut adalah matriks rencana pelaksanaan P5PPRA di MTs Mathla’ul Anwar Landbaw untuk Fase D Tahun Ajaran 2025/2026:
|
No. |
Tema Proyek |
Modul Acuan |
Target Fase |
Alokasi Waktu |
Waktu Pelaksanaan (Sesuai Kaldik) |
|
1. |
Suara Demokrasi |
"Suaraku, Ekspresiku" |
Fase D (VII, VIII, IX) |
87 JP |
Semester Ganjil (Puncak: 18-20 Oktober 2025) |
|
2. |
Bhinneka Tunggal Ika |
"Meski Berbeda Tetap Satu Jua" |
Fase D (VII, VIII, IX) |
87 JP |
Semester Ganjil (Puncak: 05-12 November 2025) |
|
3. |
Bangunlah Jiwa dan Raganya |
"Rajin Ibadahku, Sehat Jiwa dan Ragaku" |
Fase D (VII, VIII, IX) |
87 JP |
Semester Genap (Puncak: 18-24 Februari 2026) |
|
Total |
261 JP |
D. Ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler di MTs Mathla’ul Anwar Landbaw diselenggarakan sebagai wadah pengembangan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian siswa. Pelaksanaannya bertujuan untuk mendukung pencapaian Visi madrasah ("Madrasah Unggulan dan Kebanggaan Masyarakat") serta Misi ke-3 ("Terwujudnya Kultur Madrasah Islami Yang Menjunjung Tinggi Akhlaqul Karimah").
Kegiatan ekstrakurikuler dikelompokkan menjadi dua jenis: ekstrakurikuler wajib dan ekstrakurikuler pilihan, yang jadwalnya diatur agar tidak mengganggu jam pembelajaran intrakurikuler.
- Ekstrakurikuler Wajib
Sesuai dengan regulasi Kurikulum Merdeka, MTs Mathla’ul Anwar Landbaw menetapkan Pendidikan Kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib bagi seluruh siswa Fase D (Kelas VII, VIII, dan IX).
- Nama Kegiatan: Pendidikan Kepramukaan
- Tujuan:
- Membentuk karakter dan akhlak mulia siswa melalui penghayatan Kode Kehormatan Pramuka (Satya dan Darma Pramuka).
- Menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila (khususnya Gotong Royong, Mandiri, dan Kreatif) serta Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (khususnya Tathawwur wa Ibtikar / dinamis dan inovatif).
- Mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kerjasama tim, dan ketahanan (resiliensi) dalam menghadapi tantangan.
- Jadwal Pelaksanaan: Kegiatan dilaksanakan setiap hari Jum'at, pukul 14.00 - 15.30 WIB (setelah shalat Jum'at dan kegiatan KBM reguler selesai). (Jadwal Pelajaran MTs M.A. Landbaw, 2025).
- Ekstrakurikuler Pilihan
Ekstrakurikuler pilihan dirancang untuk memfasilitasi keragaman bakat dan minat siswa di bidang akademik, olahraga, seni, dan keterampilan. Siswa dapat memilih minimal satu (1) jenis ekstrakurikuler pilihan sesuai dengan minatnya.
Berikut adalah daftar ekstrakurikuler pilihan yang diselenggarakan pada Tahun Ajaran 2025/2026:
|
No. |
Nama Ekstrakurikuler |
Bidang |
Tujuan |
Jadwal Pelaksanaan |
|
1. |
Pencak Silat (Pagar Nusa) |
Olahraga & Beladiri |
Mengembangkan keterampilan beladiri, disiplin, sportifitas, serta melestarikan budaya bangsa dalam bingkai nilai-nilai Ahlussunah Wal Jama’ah. |
Selasa, 15.30 - 17.00 WIB |
|
2. |
Hadrah / Marawis |
Seni & Keagamaan |
Menyalurkan bakat seni musik Islami, menumbuhkan kecintaan pada shalawat dan syiar Islam, serta melatih kekompakan tim. |
Rabu, 15.30 - 17.00 WIB |
|
3. |
Futsal |
Olahraga |
Mengembangkan bakat di bidang olahraga futsal, membangun fisik yang sehat, serta menanamkan nilai sportifitas dan kerjasama tim. |
Senin, 15.30 - 17.00 WIB |
|
4. |
KIR (Karya Ilmiah Remaja) |
Akademik |
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis melalui kegiatan penelitian sederhana, sejalan dengan penerapan Deep Learning. |
Kamis, 14.00 - 15.30 WIB |
|
5. |
Tahfidz Qur'an |
Keagamaan |
Memfasilitasi siswa yang memiliki minat dalam menghafal Al-Qur'an, memperkuat fondasi keagamaan, dan mendukung kultur madrasah yang Islami. |
Sabtu, 10.00 - 11.30 WIB (Tentatif/Menyesuaikan jadwal KBM) |
E. Program Pembiasaan dan Pendukung
Program Pembiasaan dan Pendukung dirancang untuk menciptakan dan memelihara "Kultur Madrasah Islami" yang selaras dengan Misi ke-3 madrasah, yakni "Terwujudnya Kultur Madrasah Islami Yang Menjunjung Tinggi Akhlaqul Karimah". Program ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai taqwa dan akhlaqul karimah dalam setiap aktivitas siswa, sehingga menjadi kebiasaan yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam maupun di luar lingkungan madrasah.
Program ini dibagi menjadi tiga kategori: Kegiatan Harian, Kegiatan Mingguan, dan Kegiatan Terprogram (Insidental).
- Kegiatan Harian (Rutin)
- Tadarus Al-Qur'an:
- Deskripsi: Kegiatan membaca Al-Qur'an bersama yang dipimpin oleh guru jam pertama atau petugas piket.
- Tujuan: Menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an dan membiasakan siswa memulai hari dengan aktivitas spiritual.
- Waktu: Setiap hari (Selasa-Sabtu) pukul 07.10 - 07.20 WIB, sebelum KBM jam pertama dimulai. (Jadwal Piket Guru, 2025).
- Shalat Dzuhur Berjamaah:
- Deskripsi: Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan melaksanakan Shalat Dzuhur secara berjamaah di mushalla madrasah.
- Tujuan: Membina kedisiplinan ibadah wajib, memperkuat ukhuwah islamiyah, dan mengamalkan nilai taqwa.
- Waktu: Saat waktu istirahat kedua (disesuaikan dengan jadwal KBM harian).
- Kegiatan Mingguan
- Upacara Bendera:
- Deskripsi: Pelaksanaan upacara bendera yang wajib diikuti oleh seluruh warga madrasah.
- Tujuan: Menumbuhkan jiwa nasionalisme, patriotisme, dan kedisiplinan.
- Waktu: Setiap hari Senin, jam pelajaran pertama. (Jadwal Per Kelas, 2025).
- Shalat Dhuha dan Program Rahmatan Lil Alamin:
- Deskripsi: Kegiatan dimulai dengan Shalat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan tausiyah singkat atau materi khusus penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin.
- Tujuan: Memberikan pembiasaan ibadah sunnah (Dhuha) dan pendalaman nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan membawa rahmat.
- Waktu: Setiap hari Rabu, jam pelajaran pertama dan kedua. (Jadwal Per Kelas, 2025).
- Kegiatan Terprogram (Peringatan Hari Besar)
Kegiatan ini dilaksanakan secara insidental atau terprogram sesuai dengan kalender pendidikan madrasah, mencakup Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN).
- Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN):
- Deskripsi: Kegiatan perlombaan, upacara, atau refleksi untuk memperingati hari besar nasional.
- Tujuan: Menguatkan wawasan kebangsaan dan menghargai jasa para pahlawan.
- Contoh Kegiatan (sesuai Kaldik 2025/2026):
- Peringatan HUT RI (14-17 Agustus 2025)
- Peringatan Hari Guru Nasional (25 November 2025)
- Peringatan Hari Besar Islam (PHBI):
- Deskripsi: Kegiatan yang diisi dengan ceramah keagamaan, perlombaan bernuansa Islami, atau bakti sosial.
- Tujuan: Meneladani peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam dan mempertebal keimanan.
- Contoh Kegiatan (sesuai Kaldik 2025/2026):
- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (5-6 September 2025)
- Istighosah (6 September 2025)
- Peringatan Hari Santri (21-22 Oktober 2025)
- Pesantren Ramadhan 1447 H (18-24 Februari 2026)
F. Kalender Pendidikan
Kalender Pendidikan (Kaldik) MTs Mathla’ul Anwar Landbaw Tahun Ajaran 2025/2026 merupakan pengaturan waktu operasional kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran. Penetapan kalender ini berfungsi sebagai pedoman bagi seluruh warga madrasah dalam merencanakan dan melaksanakan program pendidikan.
Penyusunan Kaldik ini mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4261 Tahun 2025 tentang Pedoman Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026, yang kemudian disesuaikan dengan program kerja spesifik, hari libur, dan agenda kegiatan madrasah (seperti P5PPRA, Asesmen, dan PHBI/PHBN) yang telah direncanakan.
Tahun Ajaran 2025/2026 dimulai secara efektif pada hari Senin, 14 Juli 2025 dan akan berakhir pada hari Jum'at, 20 Juni 2026, dengan penyerahan laporan hasil belajar semester genap.
- Analisis Alokasi Waktu Efektif
Analisis alokasi waktu efektif (pekan efektif) adalah dasar perhitungan untuk penyusunan Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes), dan distribusi beban belajar mata pelajaran. Berdasarkan analisis kalender, alokasi pekan efektif untuk Tahun Ajaran 2025/2026 adalah sebagai berikut: (Struktur Kurikulum MTs M.A. Landbaw, 2025).
- Alokasi Waktu Kelas VII dan VIII (Fase D)
- Semester Ganjil: 17 Pekan Efektif
- Semester Genap: 14 Pekan Efektif
- Jumlah Total: 31 Pekan Efektif per Tahun
- Alokasi Waktu Kelas IX (Fase D)
- Semester Ganjil: 17 Pekan Efektif
- Semester Genap: 8 Pekan Efektif
- Jumlah Total: 25 Pekan Efektif per Tahun
Catatan: Perbedaan signifikan jumlah pekan efektif pada Semester Genap Kelas IX disebabkan oleh alokasi waktu untuk pelaksanaan kegiatan Asesmen Madrasah (AM), ujian praktik, dan kegiatan akhir jenjang lainnya.
- Rincian Kalender Pendidikan T.A. 2025/2026
Berikut adalah rincian agenda utama MTs Mathla’ul Anwar Landbaw berdasarkan kalender pendidikan yang telah ditetapkan: (Kalender Pendidikan MTs M.A. Landbaw, 2025).
Semester Ganjil (Juli - Desember 2025)
- 14 Juli 2025: Awal Masuk Tahun Ajaran 2025/2026
- 14 - 19 Juli 2025: Pengenalan Lingkungan Madrasah (MPLS)
- 17 Agustus 2025: Peringatan HUT Kemerdekaan RI
- 5 - 6 September 2025: PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW & Istighosah
- 22 - 27 September 2025: Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil
- 18 - 20 Oktober 2025: Pelaksanaan P5PPRA Tema 1 (Suara Demokrasi)
- 21 - 22 Oktober 2025: Peringatan Hari Santri Nasional
- 5 - 12 November 2025: Pelaksanaan P5PPRA Tema 2 (Bhinneka Tunggal Ika)
- 25 November 2025: Peringatan Hari Guru Nasional & Pelantikan IPNU/IPPNU
- 26 Nov - 4 Des 2025: Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil
- 19 - 20 Desember 2025: Penyerahan Laporan Hasil Belajar (Raport)
- 22 - 31 Desember 2025: Libur Semester Ganjil
Semester Genap (Januari - Juni 2026)
- 1 Januari 2026: Libur Tahun Baru Masehi
- 2 Januari 2026: Awal Masuk Semester Genap
- 18 - 24 Februari 2026: Pelaksanaan P5PPRA Tema 3 (Pesantren Ramadhan)
- 6 - 14 Maret 2026: STS Genap (Kelas 7, 8) & Pra-Asesmen Madrasah (Kelas 9)
- 16 - 28 Maret 2026: Libur Awal dan Akhir Hari Raya Idulfitri 1447 H
- 30 Maret 2026: Awal Masuk KBM setelah Libur Idulfitri
- 6 - 14 April 2026: Pelaksanaan Asesmen Madrasah (AM) Kelas 9
- 25 - 30 Mei 2026: Perkiraan ASAS Genap (Kelas 7, 8)
- 19 - 20 Juni 2026: Penyerahan Laporan Hasil Belajar (Raport) Kenaikan Kelas
- 22 Juni - 13 Juli 2026: Libur Akhir Tahun Ajaran 2025/2026
Matriks rinci Kalender Pendidikan MTs Mathla’ul Anwar Landbaw Tahun Ajaran 2025/2026 disajikan secara utuh pada bagian lampiran dokumen ini.
G. Integrasi Deep Learning dalam Pembelajaran
Bagian ini menguraikan kerangka kerja konseptual dan implementasi praktis dari pendekatan khas MTs Mathla’ul Anwar Landbaw: "Kurikulum Merdeka Dengan Pendekatan Deep Learning Berbasis Cinta".
Pendekatan ini bukan sekadar adopsi istilah teknis, melainkan sebuah filosofi pedagogis yang dirancang untuk mencapai Misi madrasah, khususnya dalam "Meningkatnya Kwalitas Pendidikan" dan "Terciptanya Kwalitas Output Yang Tinggi". Tujuannya adalah menggeser fokus pembelajaran dari sekadar penguasaan konten di permukaan (surface learning) menuju pemahaman konseptual yang mendalam, kritis, dan reflektif (deep learning).
Fondasi "Berbasis Cinta" menjadi landasan etis dan motivasional, di mana siswa didorong untuk belajar bukan karena paksaan, melainkan karena kecintaan terhadap proses penemuan ilmu (ilmiah) dan penguatan nilai-nilai akhlaqul karimah (ilahiah).
- Pengertian dan Konsep Deep Learning (Berbasis Cinta)
Dalam konteks kurikulum madrasah, Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) dimaknai sebagai proses pembelajaran yang melibatkan aktivitas kognitif tingkat tinggi. Siswa tidak hanya "mengetahui", tetapi didorong untuk "memahami" secara komprehensif, dengan kemampuan untuk:
- Menganalisis dan mengevaluasi informasi secara kritis.
- Mensintesis berbagai ide menjadi sebuah pemahaman baru yang utuh.
- Menghubungkan konsep yang dipelajari dengan konteks dunia nyata dan nilai-nilai spiritual.
- Merefleksikan proses belajar mereka sendiri (metakognisi).
Sementara itu, "Berbasis Cinta" adalah pendekatan pedagogis humanis yang menempatkan empati, relasi positif (guru-siswa), dan lingkungan belajar yang aman secara psikologis sebagai prasyarat utama. Siswa yang merasa dihargai dan aman akan lebih berani mengambil risiko intelektual yang diperlukan untuk pembelajaran mendalam.
- Penerapan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka
Kurikulum Merdeka menyediakan ruang yang ideal untuk menerapkan Deep Learning melalui fleksibilitas dan fokusnya pada kompetensi. Di MTs Mathla’ul Anwar Landbaw, penerapannya diwujudkan melalui:
- Pembelajaran Berdiferensiasi: Guru merancang pembelajaran yang tidak seragam, melainkan disesuaikan dengan kesiapan dan minat siswa. Ini memungkinkan setiap siswa untuk "tertantang" pada level yang tepat agar terjadi proses berpikir mendalam, bukan sekadar repetisi.
- Fokus pada Asesmen Formatif: Penilaian bergeser dari sekadar "menghakimi" (sumatif) menjadi "memperbaiki" (formatif). Umpan balik yang berkelanjutan dan dialogis digunakan untuk membimbing siswa memperdalam pemahaman mereka atas materi.
- Pembelajaran Berbasis Proyek (P5PPRA): Proyek yang telah dirancang (Bagian C) adalah wahana utama Deep Learning. Siswa tidak hanya membuat produk, tetapi mengalami siklus pembelajaran mendalam: bertanya, meneliti, berkolaborasi, menciptakan, dan merefleksi.
- Contoh Proyek Berbasis Deep Learning untuk Siswa
Implementasi paling konkret dari pendekatan ini terlihat pada rancangan P5PPRA dan kegiatan madrasah:
- Proyek "Suara Demokrasi" (P5PPRA):
- Surface Learning: Menghafal definisi demokrasi dan struktur OSIS/IPNU.
- Deep Learning: Siswa menganalisis masalah nyata di madrasah, merumuskan visi-misi (sintesis), mempraktikkan debat yang santun (aplikasi etika), dan merefleksikan pentingnya musyawarah (metakognisi). (Modul Projek Suara Demokrasi, 2022).
- Proyek "Bangunlah Jiwa dan Raganya" (P5PPRA):
- Surface Learning: Menghafal dalil tentang kebersihan dan kesehatan.
- Deep Learning: Siswa melakukan riset sederhana tentang hubungan antara intensitas ibadah (spiritual) dengan kesehatan mental (jiwa) dan kebugaran (raga), kemudian merancang kampanye "hidup seimbang" di madrasah. (Modul P5 Bangun Jiwa dan Raga, t.t.).
- KIR (Ekstrakurikuler):
- Kegiatan KIR (Bagian D) secara eksplisit melatih siswa untuk melakukan penelitian mendalam, merumuskan hipotesis, menganalisis data, dan menyajikan temuan, yang merupakan inti dari Deep Learning.
- Etika dan Tantangan Deep Learning dalam Pembelajaran
Meskipun ideal, implementasi Deep Learning memiliki tantangan etis dan praktis:
- Tantangan Utama:
- Perubahan Mindset: Mengubah kebiasaan siswa (dan guru) dari surface learning (menghafal untuk ujian) menjadi deep learning (memahami untuk kehidupan).
- Kapasitas Guru: Membutuhkan pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru agar mampu merancang skenario pembelajaran dan asesmen yang memantik analisis, bukan hanya jawaban benar/salah.
- Manajemen Waktu: Pembelajaran mendalam membutuhkan waktu yang lebih lama dan tidak dapat diburu-buru, yang perlu diselaraskan dengan tuntutan administrasi kurikulum.
- Etika "Berbasis Cinta":
- Pendekatan "Berbasis Cinta" berfungsi sebagai panduan etis utama.
- Ini memastikan bahwa dalam proses Deep Learning, tidak ada siswa yang merasa tertinggal, direndahkan, atau diabaikan.
- Fokusnya adalah kolaborasi empatik, bukan kompetisi yang tidak sehat. Setiap kemajuan pemikiran siswa, sekecil apapun, harus diapresiasi sebagai bagian dari proses pembelajaran yang humanis.
